Sabtu, 06 November 2010

JURNAL 4 SISKOM


Sejarah RAM

Memori akses acak atau yg sering di sebut dengan RAM (Random Access Memory) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.

Pertama kali dikenal pada tahun 60′an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.

Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.

Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.

Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.

Namun perkembangan RAM ini sangat cepat sehingga beberapa ahli komputer juga turut melakukan pengelompokan dari evolusi ram ini.

evolusi ram

1. R A M
RAM, merupakan memroy pertama di dunia yang di kembangkan oleh perusahaan INTEL pada tahun 1968,
2. D R A M
Dua tahun setelah itu IBM meluncurkan RAM juga pada tahun 1970 dan di beru label Dynamic Random Access Memory.
3. FP RAM
Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987 ato yg lebih sering di kenal dengan nama FPM. FPM ini memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.
4. EDO RAM
Tahun 1995, di buatlah Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM, dia mempunyai kecepatan akses 50ns.
5. SDRAM PC66
Pada awal tahun 1996 hingga akhir 1997 Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz, ini biasanya terdapat pada komputer pentium 2 – 3, dan dia memiliki sifat membutuhkan tenaga cukup besar.
6. SDRAM PC100
Sama seperti SDRAM, SDRAM PC100 bekerja untuk komputer pentium II pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz
7. DR DRAM
Tahun 1999, Rambus ngebuat sistem memory yang di beri nama Direct Rambus Dynamic Random Access Memory, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz)
8. RDRAM PC800
Pada tahun yang sama om Rambus juga mengembangkan memorynya menjadi RDRAM PC800, dengan tegangan 2,5volt.
9. SDRAM PC133
Memory ini di kembangkan pada tahun 1999, emori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns
10. SDRAM PC150
Pada tahun 2000, SDRAM mulai di kembangkan dimana memory pada saat ini bisa di pergunakan pada ferkuensi 150MHz.
11. DDR SDRAM
Di tahun yang sama th 2000, SDRAM di kuatkan hingga dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan baris printah atau instruksi sekali setiap satu satuan waktu frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi sekalian dalam satuan waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi.
12. DDR RAM
Pada tahun yang sama INTEL dan AMD, bersaing dengan kuat dan ketat dalam meningkatkan performa kecepatan CPU, Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar.
13. DDR2 RAM
DDR2 adalah memory yang paling banyak berredar saat ini di pasaran, terbukti komputer ber pentium 4 ke atas banyak menggunakan jenis memory ini. Penggunaan ini banyak di pergunakan karena memory jenis ini hanya membutuhkan daya listrik sebear 1,8Volt sehingga dapat menghemat performa listrik/ tegangan yang masuk ke komputer, Ram jenis ini di kempangkan pada tahun 2005
14. DDR3 RAM
Pada tahun 2007 akhir Intel mengembangkan memory dengan label DDR3, dengan pengunaan daya listrik 1,5Volt membuat memory jenis ini lebih memukau karena kecepatan membacanya sangat cepat dibanding beberapa memory hasil evolusi ram sebelumnya.


Cara Perhitungan Clock RAM

Dalam menghitung waktu transfer data suatu RAM adalah menggunakan satuan Nanosecond ( ns ), atau disebut juga dengan waktu yang dibutuhkan oleh RAM untuk mengirimkan 1 bit data ke processor.

1. Sebagai contoh adalah kita akan menghitung waktu transfer dari RAM DDR3 dimana pada contoh ini kita menggunakan RAM DDR 3 PC 12800 artinya memiliki bus sebesar 1600 Mhz.

2. Selanjutnya kita akan mengkonversikan dulu satuan Hertz. Dimana 1 Mhz = 1.000.000 Hertz, artinya RAM DDR3 dengan bus sebesar 1600 Mhz = 1.600.000.000 Hertz. Jadi dapat kita simpulkan sebagai 1600 Mhz = 1 / 1.600.000.000 second

3. Berikutnya adalah dengan mengkonversikan satuan detik menjadi nanosecond ( ns ). 1 detik sama dengan 1.000.000.000 ns ( nanosecond). Perlu kita ingat lagi bahwa 1 detik sama dengan 1 miliar nanodetik.

4. Kemudian kita kalikan bilangan : 1/1.600.000.000 x 1.000.000.000 = 0.625 ns. Jadi RAM DDR3 PC 12800 memiliki waktu tranfer data sebanyak = 0.625 nanosecond

Selanjutnya adalah kita akan menghitung tranfer rate RAM DDR3. Memory DDR3 memiliki kecepatan transfer 2 kali lipat dari RAM DDR2. Transfer rate merupakan kapasitas data yang dapat dikirimkan sebuah RAM ke processor dalam satuan Megabytes/secon (MB/s).

Sebagai contoh :

RAM DDR3

1. Sebuah RAM DDR3 PC 12800 yang memiliki memory clock ratenya sebesar 200 Mhz.

2. 2. Untuk memory DDR3 kita akan menggunakan Rumus berikut = transfer rate (memori clock rate) × 4 (bus clock multiplier) × 2 (untuk data rate) × 64 (jumlah bit yang ditransfer) / 8 (jumlah bit / byte).

3. 3. Kemudian tinggal kita masukkan angka perhitungnya menjadi = ( 200 x 4 x 2 x 64 ) / 8.

4. 4. Maka hasilnya akan sama dengan 12.800, artinya sebuah RAM DDR3 dengan memory clock 200 Mhz memberikan transfer rate maksimum 12800 MB/s.

5. 5. Dengan adanya teknologi Dual Channel saat ini maka transfer rate 12.800 MB/s akan dikalikan dua, dan menghasilkan 25.600 MB/s

RAM DDR2

1. Sebuah RAM DDR2 PC 6400 yang memiliki clock ratenya sebesar 800 Mhz

2. Lebar data (width) sebuah RAM adalah 64-bit, atau dikonversikan kedalam satuan byte sama dengan 8 byte. Yaitu 1 byte = 8 bit.

3. Transfer Rate = Bus (MHz) x Lebar Data (Byte)

4. Transfer Rate = 800 MHz x 8 Byte = 6400 MB/s. artinya sebuah RAM DDR2 dengan memory clock 800 Mhz memberikan transfer rate maksimum 6400 MB/s.

5. Dengan adanya teknologi Dual Channel saat ini maka transfer rate 6.400 MB/s akan dikalikan dua, dan menghasilkan 12.800 MB/s

Melalui contoh diatas dapat kita simpulkan bahwa RAM DDR3 memang memiliki kecepatan transfer data 2x lebih cepat dari RAM DDR2.

Rabu, 03 November 2010

JURNAL 3 SISKOM

CARA KERJA MONITOR CRT

Listrik dari PLN yang 220v diubah oleh bagian power supply menjadi tegangan sesuai dengan kebutuhan dari rangkaian, antara lain :
1. horisontal
2. vertikal
3. blok video
4. blok ic program dan controller
5. dll

Dan bagian power supply ini sangat penting karena kalau sampai ada kerusakan di bagian ini maka monitor tidak akan bekerja dengan normal, bahkan akan mati.

Input monitor ini adalah dari VGA ataupun yg lainnya. Sinyal gambar dari VGA ini kemudian diterima oleh rangkaian BLOK VIDEO dan rangkaian SYNCRONISASI HORISONTAL dan VERTIKAL.

Sinyal yang masuk ke blok video adalah sinyal warna merah, hijau dan biru atau Red green dan Blue, makanya rangkaian VIDEO sering disebut juga blok RGB. jadi blok video ini hanya mengolah warna saja. hasil dari blok ini adalah menuju ke katoda tabung yg juga terbagi menjadi 3 warna yaitu R, G dan B. katoda ini fungsinya untuk menghasilkan elektron, jadi masing-masing katoda menghasilkan elektron.

Sinyal syncronisasi vertikal dan horisontal di proses oleh rangkain syncronisasi untuk kemudian diteruskan ke rangkaian HORISONTAL dan rangkaian VERTIKAL. fungsi rangkaian sincronisasi ini adalah untuk mengolah dan menghasilkan gambar, sehingga jika sinyal ini hilang salah satu maka layar monitor akan kelihatan seperti diacak.

Jadi ada dua bagian pertama yg bekerja agar monitor nyala dan bekerja normal yaitu :
1. blok video dan
2. blok syncronisasi vertikal dan horisontal

Kemudian dari syncronisasi vertikal diteruskan ke rangkaian vertikal, di sini sinyal vertikal diolah dengan komponen utama IC VERTIKAL yang berfungsi menggerakkan yoke vertikal.

Kemudian dari syncronisasi horisontal diteruskan ke rangkaian horisontal dan disini sinyal horisontal di olah dengan komponen utama transistor horisontal yang berfungsi menggerakkan flyback dan yoke tabung.

Flyback digunakan untuk menghasilkan tegangan sangat tinggi yaitu sekitar 26 KV, agar elektron dari katoda tabung dapat menembak ke anoda tabung sehingga muncul gambar. jadi kalau flyback tidak bekerja maka elektron tidak akan menembak dan monitor akan mati.

Yoke digunakan untuk mengarahkan elektron yg dihasilkan oleh katoda tabung agar terarah baik, yoke horisontal untuk mengarahkan elektron ke arah horisontal dan yoke vertikal untuk mengarahkan elektron ke arah vertikal, dan jika dua-duanya digabung maka elektron akan menembak ke anoda tabung secara merata dan sempurna.

Kemudian yg terakhir adalah rangkaian controller / driver dimana rangkaian ini berfungsi untuk mengatur settingan monitor, lebar sempitnya dan tinggi rendahnya serta terang gelapnya.

Cara kerja monitor LCD

Liquid Crystal Display (LCD): Sebuah teknologi layar digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan memberi sinar pada kristal cair dan filter berwarna.

• Hanya memakan sedikit ruang, rendah daya, dan panas yang dihasilkan lebih sedikit dibanding monitor CRT (cathode ray tube).
• Tidak ada flicker dan kedipannya sangat rendah sehingga enak dipandang berjam-jam.
• Untuk ukuran yang sama, harga lebih mahal dibanding monitor CRT.

Telah lama dipakai sebagai layar untuk laptop, komputer desktop juga telah mulai menggunakan monitor yang memakai teknologi LCD ini. LCD memiliki banyak kelebihan dibanding monitor CRT. Mereka mampu menampilkan teks yang jernih dan tidak ada flicker, yang berarti mengurangi kelelahan mata. Karena tebalnya kurang dari 10 inci (± 25 cm), monitor LCD untuk desktop mengambil ruang yang lebih kecil dibanding monitor CRT. Kekurangannya: kualitas warna layar LCD tidak dapat dibandingkan dengan monitor CRT, dan harganya yang mahal membuatnya tak terjangkau bagi kebanyakan orang. Ditemukan tahun 1888, kristal cair merupakan cairan kimia yang molekul-molekulnya dapat diatur sedemikian rupa bila diberi medan elektrik--seperti molekul-molekul metal bila diberi medan magnet. Bila diatur dengan benar, sinar dapat melewati kristal cair tersebut.

Baik untuk layar laptop atau desktop, sebuah layar LCD terdiri atas banyak lapisan, istilahnya adalah "sandwich". Sebuah sumber sinar flourescent, atau backlight, merupakan lapisan paling bawah. Sinar ini akan melewati filter pertama dari dua filter pengatur (polarizing). Sinar yang telah terpolarisasi kemudian melewati sebuah lapisan yang berisi ribuan bintik kristal cair yang dijajarkan pada sebuah kontainer kecil yang dinamakan cell. Setiap sel, juga dijajarkan membentuk barisan pada layar; satu cell atau lebih akan membentuk satu pixel (ukuran titik terkecil pada sebuah layar). Sumber elektrik di sekeliling LCD membentuk sebuah medan elektrik yang akan menggetarkan molekul kristal, yang akan mengatur sinar yang akan lewat pada lapisan kedua berupa filter yang terpolarisasi dan melewatinya. Pada sebuah layar LCD monokrom, seperti pada sebuah PalmPilot atau jam tangan digital, demikianlah cara kerjanya: Penutup membuka, dan pekerjaan selesai. Tetapi pada LCD berwarna, seperti pada PC laptop, cara kerjanya lebih kompleks.

Pada sebuah panel LCD berwarna, setiap pixel terdiri atas tiga buah cell kristal cair. Setiap ketiga cell tersebut memiliki filter merah, hijau, atau biru (red-green-blue/RGB). Sinar yang melewati cell yang terfilter tersebut akan menciptakan warna yang Anda lihat pada LCD. Kadang-kadang sistem yang mengirimkan arus listrik pada satu cell atau lebih tidak berjalan dengan baik; kejadian tersebut menimbulkan adanya pixel yang gelap dan "rusak".

Hampir semua LCD berwarna modern--sebagai layar laptop atau monitor desktop--menggunakan sebuah transistor film yang tipis (thin-film transistor/TFT), yang dikenal sebagai active matrix, untuk menghidupkan setiap cell. LCD TFT menciptakan citra yang lebih jelas, jernih dan terang. Teknologi LCD terdahulu sangat lambat, kurang efisien, dan kontrasnya sangat rendah. Teknologi matriks terdahulu, passive-matrix, mampu menampilkan teks yang jelas tetapi meninggalkan bayangan jika tampilan berubah dalam waktu cepat, sehingga tidak optimal untuk video. Saat ini, sebagian besar palmtop hitam-putih, pager, dan telepon seluler menggunakan LCD passive-matrix.

Karena LCD mengatur setiap pixel secara terpisah, mereka mampu menampilkan teks yang lebih jelas dibanding CRT, yang, saat dipusatkan dengan tidak benar, akan mengaburkan pixel yang dituju (yang menggambarkan citra di layar). Tetapi kontras LCD yang tinggi dapat menyebabkan masalah terutama jika Anda hendak menampilkan citra grafis. CRT akan melembutkan pinggiran dari citra grafis, seperti halnya pada teks, dan walau hal itu membuat teks tidak terbaca pada resolusi tinggi, pelembutan (softening) dapat mencampurkan dan menutupi gerigi, contohnya pada foto, yang hasilnya lebih baik dibanding tampilan LCD. Dan juga LCD hanya memiliki satu resolusi "natural", yaitu terbatas pada jumlah pixel yang dipasang pada layar. Bila Anda ingin menaikkan resolusinya, misalnya dari 800x600 menjadi 1024x768, untuk layar LCD Anda harus mengemulasikannya menggunakan software, yang hanya dapat bekerja pada resolusi tertentu.

Seperti CRT, LCD untuk desktop juga dibuat untuk menerima sinyal analog--yang berbentuk gelombang , berlainan dengan bentuk pulsa biner pada sinyal digital--dari PC Anda. Ini disebabkan sebagian besar kartu grafis yang beredar saat ini masih menkonversikan informasi visual dari bentuk digitalnya menjadi analog sebelum menampilkannya di layar. Tetapi LCD memproses informasi tersebut secara digital, sehingga bila data analog dari kartu grafis standar mencapai monitor LCD, monitor tersebut perlu untuk mengkonversi kembali menjadi sebuah bentuk digital. Semuanya itu dapat menyebabkan goyangan atau bayangan pada layar. LCD digital terbaru menggunakan kartu grafis khusus yang dilengkapi konektor digital utnuk menjaga kejernihan tampilannya.

Tentu saja, setiap komputer notebook memiliki sebuah LCD. Laptop generasi awal menggunakan layar passive-matrix hitam-putih 8-inci (diagonal). Tetapi dengan berkembangnya LCD ke arah active-matrix, ukuran layarnya membesar. Saat ini kebanyakan LCD menggunakan panel berbasis TFT, yang mampu memberikan tampilan yang cerah, dan jernih dalam ukuran layar yang besar. Tetapi ukuran laptop sendiri tidak dapat dibesarkan. Anda pasti tidak akan menemukan laptop dengan ukuran layar LCD-nya lebih besar dari 15,1-inci. Layar yang lebih besar dari itu biasanya digunakan pada LCD desktop.

Banyak vendor PC utama yang mulai menawarkan LCD sebagai pilihan pada jajaran PC desktop barunya. Gateway, Dell, NEC, dan Acer, semuanya menawarkan panel datar ini sebagai bagian dari paket sistem desktop murah atau PC all-in-one untuk SOHO. Agar harga paket tidak melambung, para vendor biasanya menggunakan komponen yang agak tua sedikit atau yang lebih murah pada sistemnya, dan lebih mengutamakan segi estetis dari panel datarnya itu, seperti layaknya perabot dari jaman Star Trek.

ViewSonic, NEC, dan vendor monitor lainnya menawarkan LCD desktop dengan ukuran dari 14 inci (harganya sekitar US$600) hingga 18 inci (biasanya dengan label harga lebih dari US$3500 ). Sebagai catatan, vendor menentukan ukuran layar LCD dari luas layar yang terlihat dan bukan dari ukuran tabungnya, seperti pada monitor CRT, jadi area yang terlihat pada layar LCD 15 sama dengan pada layar monitor CRT 17 inci. Beberapa monitor LCD stand-alone dirancang sehingga layarnya dapat menyesuaikan diri berdasarkan orientasinya, landscape atau portrait. Beberapa diantaranya bahkan dilengkapi dengan hub USB dan layar pelindung. Semua itu, tentu saja, menambahkan biaya ekstra pada label harganya.

Hingga kini, pangsa pasar LCD 2 persen dari total penjualan monitor, menurut analis dari Standford Resources, San Jose, California. Angka itu mungkin akan berubah jika harganya telah turun. LCD 15 inci, dengan rentang harga US$800 hingga US$1200, merupakan tipe yang paling laris dengan pangsa 75 persen pada pasar LCD. Sebagai perbandingan, harga monitor CRT 17 inci berkisar pada US$200 hingga US$350. Para analis berharap harga LCD 15 inci bisa lebih murah pada tahun ini, dengan semakin berkurangnya biaya perakitan.

Bila Anda harus memilih antara tipe analog atau digital, mungkin Anda harus mengorbankan kualitas demi alasan ekonomis. Karena model analog harus mengkonversi sebuah data dua kali, maka mungkin terdapat masalah saat melakukan rendering. LCD digital mampu mengerjakan tugasnya lebih baik tetapi memerlukan adapter grafis khusus dengan sebuah interface digital. Jadi, harga LCD digital lebih mahal dibanding model analog, secara keseluruhan. Dan ingat, Anda harus membeli adapternya secara terpisah.

Untungnya, perang standar interface digital yang selama ini berlangsung antara Video Electronic Association (telah lama menjadi badan standar video) yang membawa standar Digital Flat Panel dengan Digital Display Working Group (terdiri atas beberapa vendor seperti Intel, Compaq, dan NEC) yang datang dengan standar Digital Visual Interface, telah berakhir dengan DVI sebagai pemenangnya. Dukungan luas para vendor terhadap DVI tersebut artinya semua LCD digital terbaru akan menggunakan standar DVI, termasuk kartu grafis dengan konektor digitalnya.

Cara Kerja Monitor LED

Jadi LED jens Monitor baru yang merupakan kristal cair monitor yang dapat menghadirkan desain yang jauh lebih bagus. Di antara model-model, LED monitor komputer juga telah dipakai oleh banyak pengguna akhir2 ini. Di antara fitur-fitur penting lainnya yang harus disebutkan tentang hal ini monitor komputer LED yaitu rasio kontras, yang telah dievaluasi di 1000:1 dan jenis dinamis rasio kontras yang dari 1000000:1. Terdapat pula jenis koneksi HDMI.Ini menyajikan resolusi 1920 x 1080 piksel dan termasuk jenis transistor film tipis teknologi matriks yang aktif. Di antara Inputan sinyal penting untuk menggunakan DVI-D dan jenis VGA. Dukungan warna yang mencapai 16,7 juta warna.

Printer saat ini bukan lagi sekedar alat pencetak tulisan dari PC (komputer) ke kertas. Lebih dari itu, penggunaan printer mulai merambah ke beragam lini, sebut saja sebagai juru cetak foto atau mesin fotokopi yang mampu menggandakan beragam jenis dokumen.

Apabila bicara soal printer laser yang notabene banyak diandalkan pengguna kantoran untuk melakukan produksi dokumen sehari-hari. Bahkan dibeberapa perusahaan, dokumen dianggap sebagai ujung tombak dalam pengembangan bisnis. Jadi, tidak usah heran jika saat ini banyak perusahaan yang mulai pandai mendandani dokumen mereka agar bisa memenangkan tender atau menjaga citra perusahaan.


Sejarah Awal Printer Laser...
Jika anda jalan-jalan dan melihat sebuah toko, coba perhatikan papan jasa yang mereka pampang! Apabila terlihat kata "Xerox Copy Service", maka bisa dipastikan tempat ini menyediakan jasa fotokopi dokumen lengkap dengan perniknya. Merek Xerox memang lekat dengan sesuatu yang berhubungan dengan fotokopi.

Maklum saja, perusahaan yang dibangun sejak tahun 1906 di Amerika ini, memang memfokuskan bisnisnya dibidang penggandaan dokumen. Namun sejak Gary Starkweather, salah seorang peneliti di Xerox, mengubah sistem pengkopi dokumen ini menjadi printer laser, bisnis Xerox mulai meledak sebagai penguasa pasar printer di 70-an.

Sejarah Dan Cara Kerja Printer Laser Warna
Pengguna printer laser sejak pertama kali diperkenalkan terus berkembang, begitupun dengan teknologinya. Ramainya pasar ini membuat salah satu pemain perangkat printer laser, Minolta, mulai berpikir untuk ikut memproduksi printer laser. Tahun 1993, hadirlah produk Minolata ColorScript Laser 1000, yang bisa memproduksi dokumen berwarna dan dipasarkan dengan harga US$12,499.

Barulah dipertengahan tahun 1995, Apple Computer mulai mengikuti jejak Minolta dalam memproduksi printer laser berwarna dengan menghadirkan Apple Laser Writer 12/600PS yang mampu mencetak dengan resolusi maksimum 600x600 dpi dan berbekal memori internal sebesar 2MB. Harga printer Apple ini juga dijual dengan harga yang lebih murah (US$7,000) dibandingkan dengan printer buatan Minolta.

Bagaimana Printer Laser Warna Bekerja?
Teknologi yang dibenamkan dibalik printer (inkjet dan laser) selalu menarik untuk diikuti. Jika printer inkjet yang banyak dipakai dirumah dan dikantor kecil dibangun dari teknologi cairan, berbeda dengan printer laser yang menggunakan media tinta berupa bubuk, atau yang biasa dikenal dengan toner. Tidak peduli apakah sebuah printer laser memiliki fasilitas warna atau tidak, pada prinsipnya kedua perangkat ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu dengan memanfaatkan listrik statis.

Inilah alasan utama mengapa printer laser harus menggunakan toner sebagai media tintanya. Minimal ada 6 komponen kunci yang dibutuhkan sebuah printer laser agar bisa bekerja, yaitu drum peka cahaya, fuser, lampu penetral, corona, unit laser, dan toner.

Saat informasi dikirimkan dari PC (komputer), printer mengubahnya menjadi data khusus yang siap ditulis oleh unit laser ke permukaan drum peka cahaya. Muatan di permukaan drum yang tercahayai laser akan berubah dari elektron positif ke elektron negatif.

Sejarah Dan Cara Kerja Printer Laser Warna
Selanjutnya, drum akan berputar melewati bak toner dan menarik toner (muatan positif) sesuai pola yang ditulis oleh laser tadi. Saat melewati kertas dengan muatan negatif yang lebih kuat, toner yang semula berada di drum peka cahaya akan berpindah lagi ke permukaan kertas. Sisa muatan negatif pada drum peka elektron akan langsung dinetralkan oleh lampu penetral (corona) dan siap untuk ditulisi data berikutnya. Demikian seterusnya, sampai semua data tercetak dikertas.

Bubuk toner yang menempel di permukaan kertas dilelehkan oleh fuser dengan suhu tinggi agar menyatu dengan serat kertas. Sehingga tidak mengherankan jika semua dokumen yang baru saja tercetak dari printer laser akan terasa panas jika disentuh. Konsep kerja serupa juga berlaku di printer laser warna.

Cuma, jenis printer laser yang ini memiliki sejumlah drum peka cahaya, unit laser, lampu penetral, corona, dan toner lebih dari 1 buah, tergantung pada banyaknya warna yang didukung oleh printer tersebut.


Teknologi Printer

Dari waktu ke waktu, teknologi printer terus berkembang sehingga mau tidak mau bagi seseorang yang selalu berhubungan dengan komputer dan peralatan lainnya harus terus mengikuti perkembangan tersebut. Printer dalam bahasa Indonesianya berarti pencetak (alat cetak). Istilah 'printer' saat ini sering digunakan untuk menyebut alat cetak yang terhubung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan komputer diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer. Saat ini, merk produk printer yang sering digunakan diantaranya adalah Epson, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark dan masih banyak lagi. Untuk mengetahui lebih jelas tentang fungsi, jenis printer dan cara kerja printer, silahkan membaca kelanjutan artikel ini.

Fungsi printer

Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.

Terdapat 3 jenis printer yaitu type Dot Matrix, Inkjet, Laser.

Printer Dot Matrix
Type Dot Matrix mengacu pada cara printer menciptakan karakter atau gambaran di atas kertas. Ini diProses oleh beberapa jarum/pin kecil, yang dibariskan dalam suatu kolom, membentur suatu pita tinta memposisikan antara pin dan kertas, menciptakan titik pada kertas itu. Karakter disusun atas pola itik dengan menggerakkan printhead secara menyamping ke seberang halaman dalam kenaikanyang sangat kecil.
Pin/jarum, terdapat di printhead tersebut, dengan panjang sekitar satu inci dan dikemudikan oleh beberapa pendorong memaksa masing-masing pin menitik/menjepit pita tinta dan menutupi kertas pada suatu waktu tertentu. Kekuatan pada pendorong ini datang dari tarikan yang magnetis dari gelang kawat kecil yang diberi tenaga pada situasi tertentu, tergantung pada karakter yang akan dicetak. Itu cara kerjanya, selanjutnya.


Printer inkjet
Printer jenis Ini menggunakan tinta jenis basah dapt dibilng demikian dan di dalam printer Inkjet
yang meliputi:
• Perakitan Print head
• Print head – Inti dari suatu Printer inkjet, kepala cetakan berisi satu rangkaian alat pemercik yang digunakan untuk tetesan percikan tinta dari cartridge.

Cara Kerjanya.
Inkjet adalah teknologi cetak non impact. Droplet – droplet tinta diemisikan dari nozzle dan printer secara langsung menuju posisi spesifik pada sebuah substrat untuk menciptakan suatu gambar. Operasi printer inkjet adalah sangat mudah untuk divisualisasi pada head printer men-scan halaman secara horizontal, menggunakan motor untuk menggerakkannya ke kanan dan ke kiri dan ke belakang, motor satunya memutar kertas secara vertikal. Satu strip gambar telah dicetak, kemudian kertas bergerak dan siap untuk strip berikutnya. Untuk mempercepat pencetakan, head printer tidak hanya mencetak satu baris (row) horizontal pixel tiap gerakan, namun juga mencetak row vertical pada saat yang sama pula.


Printer laser
Printer laser yng menggunakan media tinta berupa bubuk, atau yang biasa dikenal dengan toner.
Tidak peduli apakah sebuah printer laser memiliki fasilitas warna atau tidak, pada prinsipnya kedua perangkat ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu dengan memanfaatkan listrik statis. Inilah alasan utama mengapa printer laser harus menggunakan toner sebagai media tintanya.
Terdapat 6 komponen kunci yang dibutuhkan sebuah printer laser agar bisa bekerja, yaitu: drum peka cahaya, fuser, lampu penetral, corona, unit laser, dan toner. Saat informasi dikirim dari PC, printer mengubahnya ini menjadi data khusus yang siap ditulis oleh unit laser ke permukaan drum peka cahaya. Selanjutnyaaa muatan di permukaan drum yang tercahayai laser ini akan berubah dari elektron positif ke negatif. Selanjutnya drum akan berputar melewati bak toner dan menarik toner yang muatan postif sesuai pola yang ditulis laser tadi. Saat melewati kertas dengan muatan negatif yng lebih kuat, toner yang semula berada di drum peka cahaya akan berpindah lagi ke permukaan kertas. Sisa darii muatan negatif pada drum peka elektron akan langsung dinetralkan oleh lampu penetral muatan atau klo g salah corona dan siap ditulisi data berikutnya, demikian seterusnya sampai semua data tercetak di kertas. Bubuk toner yang menempel dipermukaan kertas dilelehkan oleh fuser dengan suhu tinggi agar menyatu dengan serat kertas. Sehingga tidak mengherankan jika semua dokumen yang tercetak dari printer laser akan terasa panas saat disentuh.
Konsep kerja serupa juga berlaku di printer laser warna. Cuma saja jenis printer laser yang ini memiliki jumlah drum peka cahaya, unit laser, lampu penetral, corona dan toner lebih dari 1 buah, bergantung pada banyaknya warna yang didukung printer.

Selasa, 26 Oktober 2010

CACHE DAN PROSESOR

Cache

CPU cache adalah cache yang digunakan oleh unit pengolah pusat dari sebuah komputer untuk mengurangi waktu rata-rata untuk mengakses memori. Cache lebih cepat memori yang lebih kecil yang menyimpan salinan data dari yang paling sering digunakan memori utama lokasi. Selama mengakses memori sebagian besar lokasi cache memori, rata-rata latency dari pengaksesan memori akan lebih dekat dengan latency cache daripada latency dari memori utama.

Ketika prosesor ingin membaca dari menulis ke sebuah lokasi di memori utama, cek dulu apakah salinan data ada di cache. Jika demikian, prosesor segera membaca dari atau menulis ke cache, yang jauh lebih cepat daripada membaca dari menulis ke memori utama.

Desktop dan server CPU yang paling modern memiliki setidaknya tiga cache independen yaitu : cache instruksi untuk mempercepat instruksi dieksekusi mengambil, cache data untuk mempercepat mengambil dan menyimpan data, dan terjemahan look a side buffer digunakan untuk mempercepat up-to-fisik terjemahan alamat virtual untuk kedua instruksi dieksekusi dan data.

Dalam komputasi , clock multiplier (atau CPU multiplier atau bus / rasio inti) mengukur rasio dari CPU internal clock rate ke eksternal disediakan jam. Sebuah CPU dengan multiplier 10x akan melihat 10 siklus internal (diproduksi oleh PLL berbasis frekuensi multiplier sirkuit) untuk setiap eksternal siklus clock . Sebagai contoh, sistem dengan clock eksternal 133 MHz dan clock multiplier 10x akan memiliki clock internal CPU 1,33 GHz. Alamat eksternal dan data bus dari CPU (seringkali secara kolektif disebut front side bus atau FSB di PC konteks) juga menggunakan clock eksternal sebagai basis waktu fundamental, bagaimanapun, mereka juga bisa mempekerjakan kecil) beberapa (ini frekuensi dasar (biasanya dua atau empat) dalam rangka untuk mentransfer data lebih cepat.

Topologi dari yang lebih tua x86 komputer. Perhatikan FSB menghubungkan CPU dan Northbridge.

Dari segi performa bisa dibandingkan jika core i3 adalah sero Low-end, i5 adalah seri Mid-end, dan i7 adalah seri High-end karena ternya core i3 dan i5 adalah versi rendahnya dari i7. Yang membedakan diantara ketiganya terletak pada jumlah socket LGA. Core i7 menggunakan socket LGA-1366 sedangkan Core i5 dan i3 menggunakan socket LGA-1156.

Selain itu Core i5 dan i7 sudah memiliki fitur “Intel Turbo Mode Technology” yaitu suatu fitur yang akan mengatur mati/ nyalanya core yang tidak usah dipergunakan ketika kita hanya menjalankan single thread saja. Dengan Turbo Mode, Processor hanya akan mengaktifkan core yang akan digunakan saja, lalu meng-overclock aliran thread data yang lewat diatasnya agar berjalan lebih cepat.

Core i7

Core i7 adalah processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul beda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah dengan mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard seperti biasanya. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) .

Core i5

Boomfield adalah sebuatan yang biasa dipakai untuk Core i7, sedangkan untuk Core i5 sendiri pun mempunyai sebutan yaitu Lynnfield. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Apa arti kata “value” disini?? value mengindikasikan bahwa harga Core i5 lebih terjangkau dari i7. Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.

Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.

Core i3

Core i3 adalah varian yang paling value dari dua varian sebelumnya. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.

Clocks

Overclocking

Overclocking adalah suatu istilah popular dan bukan suatu keahlian teknik atau istilah ilmiah. Istilah teknik yang benar adalah speed-margining {umumnya} dan undertiming {kurang umum}. Anda dapat uga melakukan overclock terhadap bus komputer. Overclocking berarti menjalankan prosesor pada clock dan bus yang lebih tinggi sehingga mempercepat prosesor tersebut.
Overclocking dapat meningkatkan kinerla PC pada waktu yang singkat dan tanpa biaya tambahan. Dalam banyak kesempatan, anda hanya perlu mengubah beberapa setting pada motherboard untuk membuat PC Anda berjalan lebih cepat. Anda hanya perlu menambahkan beberapa komponen {yang umumnya untuk mendinginkan} untuk mencapai peningkatan kerja.

Dulu, overclocking pada umumnya hanya untuk meningkatkan speed clock prosesor agar menyamai seri prosesor yang lebih tinggi, misalnya Pentium 120 menjadi Pentium 133. Dengan bus speed yang tersedia pada beberapa motherboard, anda dapat mengubah speed clock dan bus pada suatu prosesor. Dengan overclocking , akan didapat kemampuan, kinerja, serta kecepatan melebihi kemampuan standarnya. Contohnya, P200 menjadi 250 Mhz, Pentium pro 200 menjaid 233 MHZ.

Dua variabel yang menentukan kecepatan prosesor adalah Front Side Bus {FSB} dan Clock Multiplier. Dengan melakukan modifikasi dua variabel ini anda bisa menentukan speed clock prosesor tersebut. FSB {bus speed}, disebut juga system bus atau external bus, digunakan prosesor untuk berkomunikasi dengan memori dan peripheral. Persamaan perhitungan kecepatan prosesor adalah:

FSB Speed x Clock Multiplier = Prosesor Speed

Misalnya, Pentium 233 MHz MMX memiliki FSB sebesar 66 Mhz. Dengan menggunakan Clock multiplier sebesar 3,5 didapat speed prosesor internalnya 233 MHz. Chipset berfungsi untuk mengendalikan clock multiplier dan bersama dengan FSB menentukan core speed prosesor tersebut. Dengan memodifikasi clock multiplier dan FSB, anda dapat meningkatkan core speed sehingga prosesor akan berjalan dengan lebih cepat.

Pengertian FSB

FSB (Front Side Bus) yang sering juga disebut sebagai system bus adalah jalur (bus) yang secara fisik menghubungkan prosesor dengan chipset northbridge pada motherboard. Jalur ini sebagai tempat lintasan data/informasi yang diwujudkan dalam bentuk sinyal-sinyal elektronis. Jalur ini merupakan jalur dua arah, artinya aliran data/informasi bisa berjalan dari prosesor menuju motherboard atau sebaliknya. FSB juga menghubungkan processor dengan memori utama.

Bandwidth maksimum FSB ditentukan lebar FSB (wide FSB), frekuensi FSB, dan jumlah transfer per detik (transfer/tick). Misalkan lebar FSB 32 bit (setara 4 byte) dengan frekuensi 200 MHz dan 4 transfer per detik. Bandwith maksimumnya adalah:

Lebar FSB x frekuensi FSB x jumlah transfer per detik

= 4 x 200 x 4

= 3200 Mega Byte perdetik

Maknanya adalah jumlah data maksimum yang bisa dialirkan oleh FSB adalah 3200 MB per detik. Makin besar bandwidth FSB makin cepat komputer bekerja. Namun, hal ini juga bergantung pada kemampuan komponen-komponen lain dalam mendukung kerja komputer (prosesor), misalnya cache memory, memori utama, teknologi-teknologi lain yang terkandung dalam prosesor itu sendiri.

Bandwidth adalah jumlah data maksimum yang dapat dipindahkan dalam satuan waktu tertentu. Biasanya diukur dengan satuan byte per detik, bit per detik atau tingkatan satuan yang lebih besar, misalnya mega byte per detik, giga bit per detik. Satuan ini tergantung besar data atau sesuai keperluan pemakai/ penghitungnya.

Kemampuan transfer per detik yang dimiliki FSB tergantung teknologi yang digunakan pada prosesor tersebut. Misalnya teknologi GTL+ mampu melakukan 2 transfer per detik, EV6 melakukan 4 transfer per detik, sedangkan teknologi AGTL+ mampu mencapai 8 transfer per detik.

FSB merupakan ‘tulang punggung’ hubungan antara prosesor dengan chipset pada motherboard, karena melalui FSB inilah keduanya saling mengirim dan menerima data/informasi. Melalui system bus chipset berhubungan ke komponen lain yang terhubung pada motherboard. FSB digunakan untuk mengomunikasikan antara motherboard dengan komponen lainnya.

Patut dicatat bahwa semua sistem bus (PCI, AGP, memory) pada motherboard terhubung ke chipset, sehingga dapat dikatakan bahwa chipset menjadi titik sentral koneksi sistem bus pada motherboard. Dengan demikian tidaklah salah bila disebutkan bahwa FSB menghubungkan prosesor dengan komponen (device) lain dalam satu sistem komputer melalui chipset yang ada pada motherboard.

FSB merupakan jalur penghubung antara prosesor dengan memori utama, juga penghubung antara prosesor dengan chipset (northbridge) pada motherboard. Kecepatan bus AGP, PCI, ISA, dan memori, berbeda-beda.

Sumber: http://gpinkom.wordpress.com/2008/06/03/17/

Istilah Hyper Transport Dalam AMD dan I7

Pengertian HyperTransport

Istilah HyperTransport (HT) sebelumnya dikenal dengan nama Lightning Data Transport (LDT) adalah saluran komunikasi dua arah (bidirectional) yang berfungsi untuk mentransmisikan data yang bersifat paralel maupun serial yang memiliki bandwidth tinggi dengan tingkat latency (penghambatan) yang rendah. Teknologi ini diperkenalkan pada tanggal 2 April 2001. Banyak perusahaan Intenasional yang memanfaatkan teknologi ini. AMD adalah salah satu perusahaan yang menggunakan dan menerapkan teknologi HyperTransport pada prosesor golongan x86.Sedangkan Intel, pesaing AMD, tetap menggunakan Font Side Bus dan tidak mengadopsi teknologi HyperTransport untuk diaplikasikan pada prosesor produksinya.

Terdapat tiga versi HyperTransport, yaitu versi 1.0, 2.0, dan versi 3.0, yang berjalan dengan frekuensi 200 MHz hingga 2600 MHz atau 2.6 GHz (bandingkan dengan PCI yang hanya berjalan dengan frekuensi 33 MHz atau 66 MHz). HyperTransport merupakan sistem koneksi Double Data Rate (DDR), artinya pengiriman (transmisi) data terjadi dua kali dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang tinggi dan rendah. Sistem ini dapat meningkatkan pengiriman data (throughput) hingga dua kali lipat dari biasanya. Dengan demikian, teknologi HyperTransport ini sangat memungkinkan terjadinya laju pengiriman data maksimum hingga 5200 MT/s (Mega Transfer per second = Juta transfer per detik). Frekuensi ini berjalan secara otomatis. Angka tersebut diperoleh dari: 2 x 2600 MHz = 5200 MT/s

HyperTransport secara otomatis mendukung jalur lebar bit hingga 32 bit (4 byte). Pada lebar jalur 32 bit mampu men-transfer 20800 MB (20,8 GB) per direction, sehingga total bandwidth (komulatifnya) menjadi 41.6 GB per link. Nilai ini diperoleh dari perhitungan: Per direction : 2.6 x 4 x 2 = 20,8 GB Angka 2,6 adalah Frekuensi maksimum HyperTransport (2.6 GHz) Angka 4 adalah lebar bit (32 bit ~ 4 byte). Keterangan: 1 byte = 8 bit. Angka 2 adalah nilai DDR (dua kali pengiriman per siklus clock).

Dengan demikian apabila jalurnya biditectional maka bandwidth komulatifnya (per link) menjadi: 2 x 20,8 GB = 41,6 GB. Hal seperti inilah yang membuat HyperTransport tampak menjadi lebih cepat dari standart umumnya (dari pada FSB biasa).

Istilah HT (HyperTransport) seringkali rancu dengan istilah HT yang mengacu kepada teknologi Hyper-Threading milik Intel, yaitu fitur teknologi yang biasa terdapat pada Pentium 4.Sebenarnya, secara resmi fitur teknologi Hyper-Threading milik Intel ini disebut Hyper-Threading Technology dan disingkat menjadi HTT atau HT-Technology. Jelas di sini, bahwa HT (HyperTransport) berbeda dengan HTT atau HT-Technology

Double Data Rate (Double pumped)

Seperti telah disinggung sebelumnya bahwa Double Data Rate (DDR) adalah sistem pengiriman (transmisi) data yang terjadi dua kali dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang tinggi dan rendah. Sistem ini dapat meningkatkan pengiriman data (throughput) hingga dua kali lipat dari biasanya. DDR ini dikenal juga dengan sebutan double pump, dual pump, dan double transition.

Teknologi ini, antara lain diaplikasi pada Front Side Bus mikroprosesor, bus AGP, DDR SDRAM, dan pada prosesor-prosesor buatan AMD diaplikasikan pada bus HyperTransport. Untuk menjelaskan teknologi DDR memang agak sulit, sebab masih banyak orang yang rancu dalam memahami speed yang mengacu pada clock dengan speed yang mengacu pada bandwidth. Perhatikan penjelasan berikut ini:

Poin 1. Bila dikatakan, frekuensi FSB adalah 100 MHz, bermakna FSB tersebut mampu mengirim 100 juta siklus clock signal per detik

Poin 2. Bila dikatakan, besar FSB adalah 100 MT/s, bermakna FSB tersebut mampu melaksanakan 100 juta transfer data per detik.

Seringkali seseorang menyamakan makna kedua istilah tersebut. Satuan MHz (Mega Herz) disamakan dengan satuan MT/s (Mega Transfer per second = Mega transfer per detik). Misalnya, Jika FSB-nya 100MHz maka FSB tersebut mampu melaksanakan 100 juta transfer data per detik. Padahal pernyataan ini bisa salah, karena makna kalimat poin 1 pada dasarnya berbeda dengan makna kalimat poin 2. Pengertian banyaknya transfer data tidak sama dengan pengertian banyaknya siklus clock signal.

MHz menyatakan banyaknya siklus clock signal per detik, dengan bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan menyatakan banyaknya siklus pengangkutan data per detik, atau banyaknya proses pengangkutan data dalam satu detik. MT/s menyatakan banyaknya data yang ditransfer per detik, dapat dikatakan menyatakan bandwith FSB. Jika frekuensi FSB adalah 100 MHz, dan FSB tersebut menggunakan teknologi DDR atau double pumped, maka banyaknya data yang ditransfer dalam satu detik menjadi 2 x 100 = 200 MT/s (karena per siklus clock signal mampu mengirim data dua kali). Dengan kata lain, jika FSB-nya 100 MHz maka akan mampu mengirim data sebanyak 200 juta data per detik. Jika ditanya: berapa kecepatan atau frekuensi FSB?, jawabnya 100 MHz. Jika ditanya: berapa bandwidthnya?, atau berapa banyak kecepatan mengirim data?, jawabnya 200 MT/s.

Bila FSB menggunakan teknologi DDR, secara matematis dapat dirumuskan :

100 MHz = 200MT/s, bukan 100 MHz = 100 MT/s, karena MHz ≠ MT/s

Quad pumped

Dalam ruang lingkup bahasan komputer, istilah pumping menyatakan banyaknya data yang ditransmisi dalam satu siklus clock signal. Jika double pumped (double data rate) bermakna terjadi dua kali transmisi data dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang tinggi dan rendah, maka quad pumped bermakna terjadi empat kali transmisi data dalam satu siklus clock signal, yaitu pada saat kurva sedang berada pada posisi titik tertinggi, titik terendah, dan titik nol.

Dalam suatu sistem komputer, teknologi quad pumped banyak diaplikasikan pada FSB. Perusahaan Intel merupakan salah satu perusahaan mikroprosesor yang juga memanfaatkan teknologi ini untuk diaplikasikan pada FSB. Dengan menggunakan teknologi quad pumped, FSB yang berkecepatan (frekuensi) 266 MHz, akan mampu mengirim (mentransmisi) data sebanyak 1066 MT/s (4 x 266 MHz = 1066 MT/s), karena setiap satu siklus clock signal (1 herz) mampu mentransmisi data sebanyak empat kali. Itulah sebabnya, besar FSB seringkali dituliskan dengan cara:

FSB 1066 MT/s (266 MHz, quad pumped) atau

FSB 1066 MT/s (quad pumped) atau

FSB 266 MHz quad pumped.

Ketiga cara penulisan ditersebut, jelas menyatakan bahwa frekuensi FSB sebenarnya adalah 266 MHz, dengan teknologi quad pumped, kapasitas transmisi data maksimum mencapai 1066 MT/z. Bila FSB dituliskan 1066 MHz, pengertiannya menjadi salah, sebab 1066 MT/s berbeda dengan 1066 MHz.

Jika diketahui frekuensi (clock speed) prosesornya 2,66 GHz, sedangkan FSB-nya 1066 MT/s (quad pumped), maka prosesor tersebut menggunakan multiplier 10x (266 MHz x 10 = 2660 MHz = 2,66 GHz). Multiplier ini adalah faktor pengali untuk mencapai kecepatan prosesor yang telah ditentukan. Sebagai contoh perhitungan:

Prosesor Core 2 Duo E6600 (produksi Intel) mempunyai clock speed 2,4 GHz dengan FSB 1066 MT/s yang menggunakan teknologi quad pumped. Informasi (data) tersebut menggambarkan bahwa frekuensi FSB sebenarnya adalah 266 MHz (1066/4 = 266 MHz), dan prosesornya menggunakan multiplier 9x untuk mencapai clock speed 2,4 GHz (9 x 266 MHz = 2394 MHz ~2,4 GHz).


Di dalam dunia overclock, terkadang satu hal yang terpikirkan, bagaimana mendapatkan nilai tertinggi dari sebuah prsesor yang kita punya. Tidak bisa dikatakan salah, tetapi gak bisa dikatakan benar juga tetapi sebenarnya ada 3 kategori overclock, yaitu:

1. Overclock Prosesor

Disini pun terbagi lagi menjadi 2, overclock prosesor secara keseluruhan (nilai GHz yang tertinggi) dan overclock FSB prosesor (mendapatkan hasil FSB tertinggi). Seringkali kita menyadari, untuk mendapatkan hasil overclock yang maksimal, yaitu dengan menaikan FSB dan vcore sampai mencapai kestabilan di suhu tertentu, tanpa mengubah multiplier. Sedangkan overclock FSB, perbedaan nya adalah, di tipe overclock ini, kita bermain-main dengan multiplier, dan pada akhirnya mendapatkan multiplier rendah dengan FSB yang sangat tinggi. Cara overclock FSB merupakan kelanjutan dari overclock prosesor.

Setelah kita mengetahui speed maksimal prosesor tersebut (misalnya kita dapet di angka 420x10, 4 Ghz), maka tahap selanjutnya adalah menurunkan multiplier 1x, sehingga menjadi 420x9. setelah kita menurunkan multipliper, naikkan kembali FSB sampai maksimal, dan menurunkan kembali multiplier nya 1x, naikan lagi FSB, sampai didapatkan muktiplier terendah yang mungkin dicapai prosesor tersebut, dengan FSB tertinggi yang dapat dicapai prosesor tersebut (misalnya nilai akhir/nilai maksimal nya 560x6). itulah yang dinamakan overclock FSB, sesuatu hal yang pasti dijumpai di lomba2 overclock dimanapun karena aplikasi seperti superpi tidak bergantung kepada nilai total prosesor,melainkan nilai FSB sebuah prosesor.

Ingat, ketika melakukan overclock prosesor (nilai total maupun FSB), satu hal yang harus diperhatikan, jaga kestabilan memori. Usahakan agar frekuensi memori berkisar antara kurang lebih 10% dari nilai standar nya (misalnya PC6400=400mhz, jadi berkisar antara 360-440). Ini bermaksud untuk menjaga kestabilan memori tersebut, supaya ketika melakukan overclock prosesor ternyata di suatu tahap terjadi bluescreen, kita hanya dapat curiga terhadap prosesor (vcore nya). Prinsip ini berlaku untuk tipe-tipe overclock lainnya, yaitu komponen lain yang tidak ikut dioverclock harus dalam kondisi stabil.

2. Overclock RAM/Memori

Pada tipe overclock ini, selain prosesor harus dibuat stabil, kita juga harus pintar2 dalam memainkan divider / pembagi. Disarankan sebelum memulai overclock memori, kita tahu dulu tingkat kestabilan prosesor kita, bisa sampai di FSB berapa dengan voltase berapa. Ketika ingin memulai overclock memori, dimulai dengan frekuensi standar prosesor tersebut (MISAL 333Mhz), dan apabila memori yang kita gunakan adalah PC6400 (400Mhz), secara otomatis divider akan mengatur di perbandingan 5:6. Lalu naikkan secara bertahap FSB prosesor sampai dicapai frekuensi RAM yang lebih tinggi, sehingga memori akan berjalan seiring dengan kenaikan FSB prosesor.

Pada contoh sebelumnya, frekuensi maksimal prosesor tersebut di multiplier standar adalah 420Mhzx10, sehingga apabila prosesor berlari di kecepatan 420Mhz maka memori akan mengikuti dengan kecepatan (420:5x6 = 504Mhz). Bagi chipset2 sekelas micron, nilai 504Mhz untuk PC6400 adalah nilai yang kecil. Lalu apa yang harus dilakukan? FSB dah mentok, sedangkan memory belom maksimal.

Ketika sampai di tahap ini, yang kita bisa lakukan adalah menurunkan FSB prosesor dan mengganti divider ke yang lebih kecil (dilakukan secara bersama2 di BIOS), misalnya 1:1.5(2:3). FSB kita buat di 333Mhz kembali (standar), maka memori akan berjalan di speed 333:2x3 = 500Mhz. Kembali naikkan FSB, lakukan sampai dicapai frekuensi maksimal prosesor..dan ternyata masih bisa bertahan memory nya (pada FSB 420Mhz dengan multiplier 10, divider 1:1.5(2:3), dengan memory berjalan di 420:2x3 = 630Mhz.

3. Overclock Graphic Card / VGA

Ini dia yang paling berbeda diantara semuanya. tidak memakai BIOS, hanya dengan on air,memakai software bawaan atau pihak ke-3 (disarankan nTune buat nvidia, dan Rivatuner buat nvidia dan ati.) Cara nya (rivatuner), ke bagian seperti tanda panah di sebelah kanan bagian display, trus pilih yang gambar graphic card (sori gak jelas, soalnya saya post di netbook, gak bisa dipasang rivatuner). Naikan frekuensi secara pelan (1-2Mhz), lalu jalankan aplikasi 3DMark / atau aplikasi benchmarking lainnya.

Selain bisa mengetahui nilai dari VGA kita setelah diOC, juga kita bisa mengetahui kestabilan VGA kita setelah diOC. (satu tes di 3DMArk 2006 memakan watu 5-6menit, lumayan buat ngetes kestabilan VGA). Dalam melakukan overclock VGA, kenaikan clock memori jangan seperti pada prosesor. satu hal yang harus diperhatikan, panas dari VGA tersebut. rata2 VGA high end kelemahannya adalah panas, dan setelah diOC bakal jauh lebih panas :) karena mengukur suhu VGA lebih mudah dibandingkan prosesor, cukup saja pegang heatsink pada VGA atau bagian belakang VGA, kalo dirasa sudah sangat panas dan sampat timbul blackscreen, berarti itu nilai maksimal VGA kamu.

CPU-Z

CPU-Z adalah sebuah utilitas freeware yang memberikan informasi mengenai perangkat utama yang terdapat pada komputer. CPU-Z akan menampilkan informasi seputar CPU (nama dan kecepatan prosesor), Mainboard terutama vendor, model, bios, chipset dan graphic interface. Juga menampilkan info sepiutar memori dan system yang digunakan plus DirectX.

Parameter dari RAM ada 3 yg perlu kita perhatikan:

  1. Type
  2. Kapasitas
  3. Kecepatan

Type RAM

Type atau jenis RAM ada bermacam-macam dan senantiasa berkembang sejalan dgn perkembangan perangkat yg lain. Dulu kita kenal EDORAM, SDRAM, RDRAM dll kemudian muncul DDR(1), DDR2, dan yang akan datang, DDR3. Fungsinya sebetulnya sama persis, hanya kecepatannya saja yg berbeda. Dan kita juga tdk bisa memasang sembarang jenis RAM ke motherboard. Jenis RAM tergantung dari support dari motherboardnya. Motherboard yg support DDR2, misalnya, tentu saja tdk bisa dipasangkan dgn RAM type DDR, slotnya saja sdh berbeda. Jadi RAM type yg mana yg hrs kita pakai tergantung dari motherboardnya. Sekarang ini yg sedang trend adalah DDR2. Hampir semua motherboard yg sekarang dijual menggunakan RAM jenis ini.

Kapasitas

Kapasitas RAM adalah seberapa besar dia bisa menyimpan data, semakin besar akan semakin baik buat system, tapi semakin mahal juga harganya. Satuannya adalah MB (megabyte) atau GB (gigabyte) dimana 1 GB = 1.000 MB.

Kecepatan

Kecepatan RAM ini yg biasanya tdk dicantumkan secara jelas dlm spesifikasi penawaran paket komputer rakitan. Padahal parameter ini sangat berpengaruh thd kinerja system dan tentu saja harganya juga berbeda. Disini biasanya konsumen gampang dikelabuhi krn hanya melihat kapasitasnya saja tanpa memperhatikan kecepatan RAM itu. Kapasitas boleh sama, 1 GB misalnya, tapi kalau tingkat kecepatannya berbeda, lain pula harganya, dan selisihnya lumayan jauh, Sedikit teknis tentang kecepatan RAM: Kecepatan komunikasi antara prosesor dan memory dlm satu system mengacu pada kecepatan Bus (Bus Speed). Angka Bus Speed ini adalah bawaan dari prosesornya, ada prosesor yg punya Bus Speed 200 MHz, 266 MHZ, bahkan ada yg sampai 333 MHz, dan mungkin kelak akan lbh tinggi lagi. Kita bicara soal prosesor generasi sekarang, generasi tempo doeloe Bus Speed nya lbh rendah lagi.

Pengertian Bus Speed adalah berapa kali transfer data dlm 1 detik. Artinya, dgn Bus Speed 200 MHz maka dlm 1 detik terjadi 200 juta kali transfer data. Khusus unt RAM jenis DDR, dimana DDR adalah singkatan dari Double Data Rate, maka dlm satu kali clock (transfer) terdiri dari 2 cycles. Sehingga kecepatan efektif RAM DDR adalah 2 kali Bus Speednya. Perlu kita ketahui bahwa 1 keping RAM memiliki lebar jalur (buswidth) sebesar 64 bit. Mengingat 8 bit = 1 Byte, maka 64 bit = 8 Bytes. Buswidth ini bisa kita umpamakan loket jalan toll, kalau banyaknya loket 64 maka dlm satu saat terjadi 64 transaksi secara bersamaan. Jadi dlm 1 clock bisa terjadi transfer data sebesar 8 Bytes (atau 64 bit).

Catatan:

  • DDR2 400 MHz dan DDR2 850 MHz sangat jarang dijumpai
  • DDR2 1.066 MHz tidak kompatibel dgn sembarang mobo, hanya mobo tertentu yg support.

Single Channel vs Dual Channel

Motherboard generasi terbaru (kecuali beberapa chipset tertentu) sudah mendukung fitur dual channel. Dual Channel adalah 2 keping memory yg identik apabila dipasang pada slot yg sesuai akan berjalan secara simultan. Otomatis buswidthnya juga lipat dua, sehingga sepasang keping memory yg buswidthnya 64 bit akan menjadi 128 bit, sehingga transfer ratenya juga akan dua kali lbh besar. Jumlah data yg bisa ditransfer pada satu saat juga akan meningkat 2 kali lipatnya dibanding single channel. Kinerja seluruh system pun akan turut meningkat, sekalipun tidak sampai 2 kali lipatnya. Intinya, apabila motherboard sdh mendukung, penggunaan memory dual channel akan mendongkrak performa systemnya.

Syarat dual channel:

  • Motherboard sudah mendukung
  • 2 keping memory yg digunakan hrs identik (kapasitas, merk, type dan chipsetnya)

Beberapa produsen memory ada yg menjual 2 keping memory yg identik dlm satu bundel (kit). Jadi kalau kita membeli RAM 1 GB kit, misalnya, kita akan mendapat 2 keping yg kapasitas masing²nya 512 MB dan dijamin identik. Memory kit ini harganya lebih mahal ketimbang kita membeli 2 keping secara terpisah. Sebagai ilustrasi: memory merk X PC2 6400 1GB kit harganya $60. Sedang harga 1 keping memory merk yg sama PC2 6400 512 MB bisa ditebus dgn harga $25 (kalau 2 keping berarti cuma $50). Sekalipun lbh mahal, tapi memory kit layak dibeli krn selisih harga yg kita bayarkan setimpal dgn peningkatan kinerja yg kita dapatkan.



High Performance Memory

Ada juga beberapa produsen yg mengeluarkan High Performance memory. Secara spesifikasi sebetulnya sama persis dgn memory yg biasa (atau sering disebut value). Yg membedakan adalah, high performance memory bisa "diajak lari" jauh melebihi kecepatan standardnya. Untuk pemakaian standard (default) tentu tidak banyak bedanya menggunakan high performance memory dan yg value. Tapi apabila kita hendak melakukan overclocking (menaikkan clock speed prosesor) maka high performance memory akan sangat membantu mencapai clock speed setinggi mungkin.

Harga high performance memory tentu saja jauh lbh mahal ketimbang memory value. Bahkan ada yg hampir 2 kali lipatnya. Ini bisa dimengerti mengingat komponen yg digunakan juga lbh baik kualitasnya dan biasanya dilengkapi dgn sistem pendinginan yg sangat bagus. Minimal menggunakan heatspreader (perata panas) bahkan ada yg menggunakan heatpipe. Tapi bbrp produsen juga ada yg memasang heatspreader pada memory value sbg gimmick pemasaran, sekalipun kinerja heatspreadernya perlu dipertanyakan.

Yg sering membuat rancu adalah penamaan high performance memory, masing² produsen punya istilah sendiri² yg kadang membingungkan. Istilah "Extreme" sering digunakan, tapi di lain pihak ada pula produsen yg memakai istilah ini unt memory value kit nya. Kita mesti jeli dan lbh teliti. Intinya, sekali lagi, harga tidak pernah bohong!


Sumber :
http://parasahabat.multiply.com

1. PROCESSOR

Intel ® Core ™ i3 adalah keluarga prosessor Intel ® HD yang memberikan sebuah arsitektur baru yang revolusioner untuk pengalaman komputasi yang tak tertandingi. Sebagai tingkat pertama dalam keluarga prosesor baru Intel, Intel Core i3 prosesor adalah titik masuk yang sempurna yang cepat dengan pengalaman PC responsive. Prosesor ini dilengkapi dengan Intel HD Graphics, mesin video canggih yang memberikan pemutaran mulus, tinggi kualitas video HD, dan maju kemampuan 3D, menyediakan suatu solusi grafik ideal untuk komputasi sehari-hari. Sebuah pilihan cerdas untuk rumah dan kantor, Intel Core i3 prosesor juga dilengkapi Intel ® Hyper-Threading Technology ¹, yang memungkinkan setiap inti prosesor Anda untuk bekerja pada dua tugas pada waktu yang sama, memberikan kinerja yang Anda butuhkan untuk multitasking.

2. TECHNOLOGY 32 nm

32 nm (juga disebut node 32 nanometer) adalah langkah berikutnya setelah 45 nanometer proses dalam CMOS fabrikasi alat semikonduktor. 32 nm mengacu pada rata-rata setengah lapangan diharapkan dari sebuah sel memori pada tingkat teknologi. Dua saingan utama chip, Intel dan AMD , keduanya bekerja pada proses 32 nanometer untuk logika, yang menggunakan desain aturan longgar signifikan.

3. SSE

Instruksi SSE :

  • Memory-to-Register / Register-to-Memory / Register-to-Register perpindahan data
    • Scalar – MOVSS Skalar - MOVSS
    • Packed – MOVAPS, MOVUPS, MOVLPS, MOVHPS, MOVLHPS, MOVLHPS packed
  • Menghitung Aritmatika
    • Scalar – ADDSS, SUBSS, MULSS, DIVSS, RCPSS, SQRTSS, MAXSS, MINSS, RSQRTSS Skalar
    • Packed – ADDPS, SUBPS, MULPS, DIVPS, RCPPS, SQRTPS, MAXPS, MINPS, RSQRTPS Packed
  • Membandingkan
    • Scalar – CMPSS, COMISS, UCOMISS Skalar
    • Packed – CMPPS dikemas
  • Data acak dan membongkar
  • Packed – SHUFPS, UNPCKHPS, UNPCKLPS Packed
  • Data-jenis konversi
    • Scalar – CVTSI2SS, CVTSS2SI, CVTTSS2SI Skalar
    • Packed – CVTPI2PS, CVTPS2PI, CVTTPS2PI Packed
  • Bitwise operasi logis
    • Packed – ANDPS, ORPS, XORPS, ANDNPS Packed
    • Integer instructions Integer instruksi
  • Menghitung Aritmatika
    • PMULHUW, PSADBW, PAVGB, PAVGW, PMAXUB, PMINUB, PMAXSW, PMINSW
  • Data pergerakan
    • PEXTRW, PINSRW
  • Lainnya
    • PMOVMSKB, PSHUFW

Instruksi lain

  • MXCSR manajemen
    • LDMXCSR, STMXCSR
  • Cache Memory dan manajemen
    • MOVNTQ, MOVNTPS, MASKMOVQ, PREFETCH0, PREFETCH1, PREFETCH2, PREFETCHNTA, SFENCE

4. EM64T

Untuk catatan pertama, EM64T hanya dapat digunakan oleh sistem operasi 64-bit. Dengan demikian, sistem operasi 32-bit seperti Windows XP tidak dapat dijalankan dalam mode ia32 biasa.

  • 64-bit memungkinkan instalasi sampai dengan 16 EB (Exabyte) RAM, namun, saat ini Celeron D, Pentium 4, dan Xeon CPU memiliki garis alamat 36, yang dapat mendukung 64 GB RAM, sedangkan Xeon DP CPU dapat menyimpan hingga 1 TB (terabyte).
  • Karena semua register 64-bit masih menggunakan skema divisi yang sama, mereka juga dapat melakukan operasi 8-bit.
  • RIP, pointer instruksi baru 64-bit, telah dibuat di tempat Glosarium LinkEIP , yang satu untuk 32-bit, bersama dengan yang baru RIP-relatif pengalamatan
  • Instruksi SIMD memiliki 8 register baru; CPU memiliki 16 register 64-bit MMX dalam mode 64-bit
  • XMM sekarang 16 daripada 8 sebelumnya, dan mereka digunakan oleh SSE operasi floating point
  • Hanya register FPU 80-bit yang luas sedangkan sisanya dari register dan pointer instruksi kini 64-bit lebar

5. EM64T

EM64T singkatan dari Extended Memory 64 Technology dan sekarang dikenal lebih umum sebagai 64 atau Intel x64 (yang termasuk AMD64 juga), merupakan superset 64-bit/ekstensi yang diproses oleh Central Processing Unit (CPU). Hal ini banyak digunakan pada prosesor Intel, termasuk Pentium 4, Pentium D, Pentium Extreme Edition, Celeron D, Xeon, dan Pentium Dual-Core.

6. MMX

Intel MMX Technology merupakan sebuah ekstensi instruksi mikroprosesor yang membantu proses perhitungan pada beberapa aplikasi, terutama aplikasi multimedia, game, editor gambar dua dimensi, kompresi/dekompresi, enkripsi, dan aplikasi lainnya. Banyak orang menyebut MMX ini adalah sebuah singkatan dari Multimedia Extension atau Matrix Math Extension atau Multiple Math Extension, meski Intel sendiri tidak menyatakan bahwa MMX adalah sebuah singkatan.Instruksi MMX ditambahkan pertama kali pada prosesor Intel Pentium MMX yang dirilis tahun 1997, yang terdiri dari 57 instruksi baru yang ditambahkan. Semua instruksi tersebut merupakan instruksi yang dalam istilah Arsitektur Komputer disebut dengan SIMD (Single Instruction Multiple Data).

Instruksi MMX

Instruksi

Jenis

Keterangan

EMMS

Keadaan (state)

Empty MMX State

MOVD

Perpindahan (movement)

Move INT32 (DWORD)

MOVQ

Perpindahan (movement)

Move INT64 (QWORD)

PACKSSWB

Pengocokan (shuffle)

Pack Words into Bytes with Signed Saturation

PACKSSDW

Pengocokan (shuffle)

Pack Doublewords into Words with Signed Saturation

PACKUSWB

Pengocokan (shuffle)

Pack Signed Word into Unsigned Bytes with Unsigned Saturation

PADDB

Aritmetika

Packed Bytes Add

PADDW

Aritmetika

Packed Words Add

PADDD

Aritmetika

Packed Doublewords Add

PADDSB

Aritmetika

Packed Signed Bytes Add with Saturation

PADDSW

Aritmetika

Packed Signed Words Add with Saturation

PADDUSB

Aritmetika

Packed Add Unsigned Bytes with Saturation

PADDUSW

Aritmetika

Packed Add Unsigned Words with Saturation

PAND

Logika

Bit-wise Logical And

PANDN

Logika

Bit-wise Logical And Not

PCMPEQB

Perbandingan

Packed Bytes Compare for Equal

PCMPEQW

Perbandingan

Packed Words Compare for Equal

PCMPEQD

Perbandingan

Packed Doublewords Compare for Equal

PCMPGTB

Perbandingan

Packed Bytes Compare for Greater Than

PCMPGTW

Perbandingan

Packed Words Compare for Greater Than

PCMPGTD

Perbandingan

Packed Doublewords Compare for Greater Than

PMADDWD

Aritmetika

Packed Multiply And Add

PMULHW

Aritmetika

Packed Multiply High

PMULLW

Aritmetika

Packed Multiply Low

POR

Logika

Bit-wise Logical Or

PSLLW

Aritmetika

Packed Words Shift Left Logical

PSLLD

Aritmetika

Packed Doublewords Shift Left Logical

PSLLQ

Aritmetika

Quadword Shift Left Logical

PSRAW

Aritmetika

Packed Words Shift Right Arithmetic

PSRAD

Aritmetika

Packed Doublewords Shift Right Arithmetic

PSRLW

Aritmetika

Packed Words Shift Right Logical

PSRLD

Aritmetika

Packed Doublewords Shift Right Logical

PSRLQ

Aritmetika

Quadword Shift Right Logical

PSUBB

Aritmetika

Packed Bytes Substract

PSUBW

Aritmetika

Packed Words Substract

PSUBD

Aritmetika

Packed Doublewords Substract

PSUBSB

Aritmetika

Packed Signed Bytes Substract with Saturation

PSUBSW

Aritmetika

Packed Signed Words Substract with Saturation

PSUBUSB

Aritmetika

Packed Unsigned Bytes Substract with Saturation

PSUBUSW

Aritmetika

Packed Unsigned Words Substract with Saturation

PUNPCKHBW

Pengocokan (shuffle)

Unpack High Packed Bytes

PUNPCKHWD

Pengocokan (shuffle)

Unpack High Packed Words

PUNPCKHDQ

Pengocokan (shuffle)

Unpack High Packed Doublewords

PUNPCKLBW

Pengocokan (shuffle)

Unpack Low Packed Bytes

PUNPCKLWD

Pengocokan (shuffle)

Unpack Low Packed Words

PUNPCKLDQ

Pengocokan (shuffle)

Unpack Low Packed Doublewords

PXOR

Logika

Bit-wise Logical Exclusive OR

7. ARRANDLE

sArrandale adalah nama kode untuk sebuah mobile Intel prosesor, dijual sebagai mobile Intel Core , i3 i5 dan i7 serta Celeron dan Pentium. Hal ini erat terkait dengan desktop Clarkdale prosesor; keduanya menggunakan dual-core meninggal berdasarkan nm 32 Westmere menyusut dari mikroarsitektur Nehalem dan Grafis terpadu serta PCI Express dan DMI link.

Arrandale adalah penerus dari 45 nm Core mikroarsitektur berbasis Penryn prosesor yang digunakan pada banyak mobile Intel Core 2 , Celeron dan Pentium Dual-Core processor. Sementara Penryn biasanya digunakan baik jembatan utara dan selatan jembatan , Arrandale sudah berisi komponen utara jembatan utama, yaitu memory controller, PCI Express untuk grafis eksternal, grafis terintegrasi dan konektor DMI, sehingga memungkinkan untuk membangun sistem yang lebih kompak tanpa Northbridge terpisah atau grafis diskrit sebagai Lynnfield. Paket prosesor Arrandale berisi dua meninggal, prosesor 32 nm yang sebenarnya dengan I / O koneksi dan 45 nm controller grafis dengan interface memori. Prosesor Arrandale dijual di bawah Celeron , Pentium , Intel Core i3 , i5 Intel Core dan Intel Core i7 nama merek, dengan hanya model Core i7 menggunakan cache L3 penuh dan semua fitur. Prosesor berakhir di E bukan M tertanam versi dengan dukungan untuk bifurkasi PCIe dan memori ECC, sedangkan versi mobile biasa hanya mendukung PCIe port tunggal dan non-ECC memory. Intel Core i3 dan I5 ( Arrandale untuk chip mobile, Clarkdale untuk desktop).

8. VT-x

virtualisasi x86 adalah fasilitas yang memungkinkan beberapa sistem operasi berjalan secara simultan pada x86 komputer dan efisien dalam cara yang aman, fasilitas umum dikenal sebagai virtualisasi hardware .Pada akhir 1990-an, x86 virtualisasi, sebelumnya pikir tidak praktis, dicapai dengan teknik software yang kompleks pertama kali diperkenalkan di VMware produk ', yang mengalahkan platform sulit-untuk-virtualisasi keanehan, belum berhasil untuk mencapai kinerja yang wajar. Pada pertengahan tahun 2000-an, baik Intel dan AMD menambahkan dukungan hardware untuk prosesor mereka yang pertama kali membuat software virtualisasi sederhana untuk menulis (dengan hardware membantu generasi 1), dan kemudian memberikan peningkatan kecepatan yang besar (2 hardware generasi membantu).